pepeteBikin presentasi kamu sendiri

Galeri pepete

Sistematika dan Hubungan Sumber Ajaran Islam

12 slide. Dipublikkan pemiliknya di galeri pepete.

  1. Slide 1 dari 12

    Sistematika Sumber Ajaran Islam
    Analisis Hirarki dan Hubungan Antara Al-Qur'an, Hadis, dan Ijtihad
  2. Slide 2 dari 12

    Pendahuluan dan Latar Belakang
    Dinamika hukum Islam dalam menjawab tantangan zaman
    Pentingnya pemahaman sistematika sumber hukum Islam
  3. Slide 3 dari 12

    Definisi Sumber Ajaran Islam
    Masdar (Sumber)
    Wadah utama yang melahirkan dan memancarkan ketetapan hukum Islam.
    Dalil (Petunjuk)
    Tanda atau petunjuk yang mengarahkan pada pemahaman hukum syariat.
    Syariat (Hukum)
    Aturan perilaku yang bersumber langsung dari wahyu dan ketetapan.
  4. Slide 4 dari 12

    Klasifikasi Sumber Ajaran Islam
    Sumber Primer (Muttafaq 'Alaih)
    Sumber utama yang disepakati seluruh ulama, terdiri dari Al-Qur'an dan Hadis.
    Sumber Sekunder (Mukhtalaf Fih)
    Sumber penalaran yang diperselisihkan penggunaannya, seperti Ijma, Qiyas, dan Maslahah.
  5. Slide 5 dari 12

    Al-Quran adalah fondasi utama seluruh ajaran Islam.
  6. Slide 6 dari 12

    Sifat Keabsahan Al-Quran
    Qath'i al-tsubut: Keotentikan mutlak tanpa keraguan
    Mutawatir: Diriwayatkan oleh jalur yang sangat banyak
    Lafaz dan makna dijamin keasliannya hingga akhir zaman
  7. Slide 7 dari 12

    Kedudukan Hadis dalam Ajaran Islam
    Sumber hukum Islam kedua setelah Al-Quran
    Bayān dan penjelas bagi ayat-ayat Al-Quran
    Landasan penetapan hukum yang tidak ada di Al-Quran
    Standar praktis pelaksanaan ibadah dan muamalah
  8. Slide 8 dari 12

    Fungsi Hadis Terhadap Al-Qur'an
    Bayan al-Taqrir
    Memperkuat dan mempertegas hukum yang telah ditetapkan dalam Al-Qur'an.
    Bayan al-Tafsir
    Menjelaskan, merinci, dan membatasi ayat Al-Qur'an yang bersifat umum.
    Bayan al-Tasyri'
    Menebankan hukum baru yang tidak disebutkan secara eksplisit dalam Al-Qur'an.
  9. Slide 9 dari 12

    Ijtihad Memastikan Hukum Islam Tetap Relevan
    Mekanisme penetapan hukum masalah baru
    Berfungsi saat nash Al-Quran dan Hadis bersifat zanni
    Menggunakan penalaran mendalam para mujtahid
  10. Slide 10 dari 12

    Latar Belakang Perlunya Ijtihad
    Keterbatasan Teks Wahyu
    Teks Al-Qur'an dan Hadis bersifat terbatas dan telah selesai secara kuantitas.
    Dinamika Perkembangan Zaman
    Permasalahan kontemporer terus berkembang dan membutuhkan kepastian hukum.
  11. Slide 11 dari 12

    Metodologi Pelaksanaan Ijtihad
    Mengkaji teks Al-Qur'an dan Hadis secara mendalam
    Meneliti keshahihan sanad dan matan hadis
    Menerapkan metode ijma' atau qiyas jika tak ada teks
    Merumuskan hukum fiqh berdasarkan kemaslahatan
  12. Slide 12 dari 12

    Hirarki Sumber Ajaran Islam
    1. Al-Qur'an
    Sumber hukum tertinggi dan utama yang menjadi pedoman primer.
    2. Hadis / Sunnah
    Penjelas dan penjelas operasional atas hukum dalam Al-Qur'an.
    3. Ijtihad
    Penetapan hukum untuk masalah baru melalui penalaran juridis.