Galeri pepete
Pembabakan Prasejarah Berdasarkan Alat Kehidupan
12 slide. Dipublikkan pemiliknya di galeri pepete.
Slide 1 dari 12
Pembabakan Prasejarah Berdasarkan AlatPeriodisasi Masa Praaksara Berdasarkan Perkembangan Teknologi KehidupanSlide 2 dari 12
Konsep Dasar Periodisasi PrasejarahLandasan Tipologi AlatKlasifikasi zaman berdasarkan bahan dasar, tingkat kehalusan, dan teknik pembuatan artefak batu maupun logam.Refleksi Sosial-BudayaBentuk alat mencerminkan perkembangan pola pikir, mata pencaharian, dan corak kehidupan masyarakat purba.Slide 3 dari 12
Perkembangan Budaya Alat Kehidupan1. Alat Batu KasarTeknik pangkasan sederhana untuk menghasilkan alat bantu primer yang masih sangat kasar.2. Alat Batu HalusTeknik pemolesan dan pengasahan batu untuk menghasilkan bentuk alat yang lebih presisi.3. Pertukangan LogamPenguasaan teknik peleburan dan pencetakan logam untuk menciptakan alat kerja kompleks.Slide 4 dari 12
Paleolitikum dan Ciri AlatKapak perimbas untuk memotong kayu dan dagingAlat serpih (flakes) untuk menguliti hewanSlide 5 dari 12
Manusia Paleolitikum hidup nomaden dan bergantung pada alaSlide 6 dari 12
Zaman Mesolitikum dan Transisi AlatAbris Sous Roche: tempat tinggal di guaKjokkenmoddinger: tumpukan sampah dapur berupa kerangKapak genggam Sumatra (Pebble) sebagai alat utamaSlide 7 dari 12
Perkembangan Kebudayaan Batu TengahKebudayaan KjokkenmoddingerTumpukan fosil kulit kerang dan siput yang membentuk bukit di sepanjang pantai timur Sumatra.Kebudayaan Abris Sous RochePemanfaatan gua dan ceruk payung sebagai tempat tinggal sementara bagi manusia purba.Tradisi Alat Serpih (Flake)Pembuatan alat batu kecil berujung tajam untuk menguliti hewan, memotong, dan menusuk.Kebudayaan Tulang dan TandukPemanfaatan bahan organik seperti tulang dan tanduk hewan menjadi belati serta ujung tombak.Slide 8 dari 12
Zaman Neolitikum & Revolusi KebudayaanPerubahan dari food gathering ke food producingMasyarakat mulai menetap dan bercocok tanamSlide 9 dari 12
Karakteristik Alat Batu MudaPengasahan HalusTeknik pengerjaan batu telah diumpamakan hingga halus dan tajam di seluruh permukaan.Bentuk SimetrisPeralatan seperti beliung dan kapak lonjong dirancang presisi sesuai fungsi penggunaannya.Variasi Fungsi KhususAlat diciptakan spesifik untuk bercocok tanam, memotong kayu, hingga perhiasan.Slide 10 dari 12
Zaman Megalitikum dan Tradisi Batu BesarPendirian bangunan batu besar untuk pemujaan roh nenek moyPeningkatan struktur sosial dan kerja bakti komunal masyarSlide 11 dari 12
Zaman Logam dan PerundagianMata pencaharian berbasis pertukangan terampilPenguasaan teknik cetak lilin dan setangkupSistem pembagian kerja masyarakat makin kompleksPerdagangan barter barang perunggu antarraerahPemukiman menetap di kawasan pesisir dan dataranSlide 12 dari 12
Karakteristik Alat Tembaga dan PerungguTeknik Cetak BivalveMenggunakan cetakan batu dua setangkai yang dapat dipakai berulang kali untuk menghasilkan bentuk sama.Teknik A Cire PerdueTeknik cetak lilin terbuang untuk membuat alat logam dengan bentuk rumit dan hiasan detail.Fungsi Ritual & StatusPeralatan perunggu seperti nekara dan moko berfungsi sebagai benda pusaka, ritus, dan simbol status.Daya Tahan TinggiCampuran tembaga dan timah menghasilkan perkakas yang jauh lebih tajam, kuat, dan tahan lama.



