Galeri pepete
Asuhan Keperawatan Harga Diri Rendah Situasional
12 slide. Dipublikkan pemiliknya di galeri pepete.
Slide 1 dari 12
Asuhan Keperawatan Harga Diri RendahTinjauan Akademis Kasus Harga Diri Rendah SituasionalSlide 2 dari 12
Latar Belakang & Konsep DasarPengertianHarga diri rendah situasinal adalah evaluasi atau perasaan negatif terhadap diri sendiri atau kemampuan klien sebagHarga diri merupakan penilaian individu terhadap nilai, kemampuan, keberhargaan, dan penerimaan dirinyaSlide 3 dari 12
Faktor Predisposisi dan PresipitasiFaktor PredisposisiFaktor mendasar yang melatarbelakangi timbulnya harga diri rendah, seperti riwayat kegagalan dan penolakan.Faktor PresipitasiPemicu langsung atau kondisi spesifik yang memicu munculnya harga diri rendah situasional pada pasien.Slide 4 dari 12
Tanda dan Gejala Klinis HDRSGejala subjektif: Menilai diri negatif dan merasa tidak beGejala objektif: Kontak mata kurang dan tampak lebih pasifSlide 5 dari 12
Mekanisme koping menentukan keberhasilan adaptasi pasien.Slide 6 dari 12
Proses Terjadinya MasalahStresor PresipitasiMunculnya kejadian traumatis atau perubahan situasi yang menekan pasien secara mendadak.Penilaian Kognitif NegatifPasien menilai dirinya tidak mampu dan menganggap kegagalan sebagai penentu harga dirinya.Manifestasi HDR SituasionalTimbulnya perasaan tidak berguna, malu, dan penarikan diri akibat respons koping yang tidak efektif.Slide 7 dari 12
Pohon Diagnosis KeperawatanPenyebab (Etiologi)Faktor presipitasi atau pemicu yang mendasari munculnya masalah keperawatan.Masalah Utama (Core Problem)Harga Diri Rendah Situasional sebagai fokus utama intervensi keperawatan.Dampak (Effect)Isolasi sosial atau risiko perilaku kekerasan akibat penurunan harga diri.Slide 8 dari 12
Pengkajian Keperawatan JiwaPengumpulan data pengkajian keperawatan jiwaPenggalian tanda dan gejala pasien HDRSSlide 9 dari 12
Penetapan Diagnosis KeperawatanPenetapan fokus masalah harga diri rendah situasionalPengkajian respon pasien terhadap perubahan situasiPerumusan diagnosis keperawatan jiwa secara tepatPenyusunan dasar intervensi klinis selanjutnyaSlide 10 dari 12
Rencana Intervensi KeperawatanBina Hubungan Saling PercayaMembangun terapeutik awal dengan komunikasi terbuka dan mendengarkan pasien tanpa menghakimi.Identifikasi Kemampuan DiriMembantu pasien menemukan aspek positif dan potensi diri yang masih dimiliki serta dapat digunakan.Latih Kemampuan TerpilihMemilih satu atau dua kegiatan yang disukai pasien untuk dilatih dan dijadwalkan secara bertahap.Dukungan Keluarga & TerapiEdukasi keluarga sebagai sistem pendukung serta koordinasi pemberian terapi medis sesuai indikasi.Slide 11 dari 12
Implementasi dan Evaluasi KlinisPelaksanaan intervensi sesuai rencana keperawatanLatihan koping dan peningkatan harga diri pasienEvaluasi formatif pada setiap akhir tindakanEvaluasi sumatif menggunakan kriteria SOAPSlide 12 dari 12
Kesimpulan dan RekomendasiDefinisi & DampakHarga diri rendah situasional muncul akibat trauma atau perubahan mendadak yang menurunkan rasa berharga pasien.Pendekatan AskeaPenerapan asuhan keperawatan jiwa yang terstruktur membantu memulihkan koping adaptif pasien.Rekomendasi KlinisPerawat disarankan menerapkan intervensi generalis secara konsisten dan melibatkan dukungan keluarga.


